Jelajahi Kendari Ekspos
Cari berita

Praduga Tak Bersalah dan Etika Menulis Berita Perkara Hukum

Share :
fXWA➤

Berita hukum mempunyai konsekuensi besar bagi orang yang disebut, termasuk ketika perkara belum diputus pengadilan.

Karena itu, wartawan perlu menyebut status proses dengan benar dan tidak menjadikan dugaan sebagai kesimpulan.

Bahasa yang lebih tepat

Kata “diduga” bukan sekadar formalitas. Penggunaannya harus sesuai dengan fakta yang telah diverifikasi dan sumber yang jelas.

Periksa apakah pihak yang disebut telah diberi kesempatan memberikan penjelasan sesuai standar jurnalistik.

Judul dan foto harus selaras dengan isi. Ilustrasi borgol atau ruang tahanan yang dipasang sembarangan dapat membentuk kesan bersalah.

Menjaga kepentingan publik

Informasi tentang proses hukum boleh penting untuk diketahui, tetapi identitas korban dan data pribadi harus ditangani sesuai kepentingan publik dan hukum.

Naskah simulasi ini tidak merujuk pada tersangka, korban, atau perkara nyata.

Akurasi, verifikasi, dan ruang koreksi adalah bagian dari perlindungan pembaca sekaligus narasumber.

Catatan: artikel ini merupakan konten demo untuk pengujian tampilan Kendari Ekspos. Ini bukan laporan peristiwa aktual dan harus dihapus atau diganti sebelum situs dipublikasikan secara resmi.

Topik Terkait

# Etika Media# Kepolisian# Literasi Hukum

Jangan Lewatkan